2016-10-13

Hati-hati dengan "Andaikan....."



Seandainya aku punya mobil, aku pasti akan lebih senang, tidak terkena hujan dan debu, bisa jalan-jalan bersama keluarga. Seandainya orang-orang di kantor menghargaiku, aku pasti bisa memberikan kontribusi lebih banyak bagi perusahaan. Kalau saja aku pandai bermain gitar, aku pasti bisa selalu bersenang-senang, bernyanyi dan bercanda dengan teman-teman.  

Betapa sering kita bergumam atau berkhayal akan sesuatu yang kita yakini akan lebih baik jika syarat dan kondisi tertentu terpenuhi. Namun perlu anda bertanya pada diri anda sendiri, apakah syarat dan kondisi tersebut jika terpenuhi akan benar-benar membuat anda bahagia? Mari kita renungkan kembali, berapa lama kita bahagia saat benar-benar memiliki mobil? Seminggu pertama mungkin kita masih merasa senang, namun begitu kita dihadapkan dengan macet, cicilan per bulan, atau biaya perawatan, maka perasaan senang itu bisa saja berubah. Ketika orang-orang dikantor sudah menghargai kita, mungkin anda bertanya, apa yang bisa saya berikan lebih untuk kantor saya, atau bagaimana jika sistem perusahaan tidak mendukung saya untuk lebih berperan? Berapa sering anda merasa cocok dengan seseorang, namun ketika anda diberi kesempatan bersamanya, malah banyak menimbulkan pertengkaran? Ternyata seringkali apa yang ada di benak kita sebelumnya, jauh dengan kenyataan. 
 sumber: www.zonapendidikan.com

Kenapa semua hal tersebut bisa terjadi? Mengapa apa yang kita inginkan, ternyata bukanlah hal yang membuat kita senang? Itu karena kita menginginkan berada pada sebuah kondisi yang tidak sedang kita jalani. Bahkan, ketika kondisi yang kita inginkan sudah diperoleh, maka kita langsung disibukkan lagi untuk memikirkan yang lainnya. Hal tersebut seringkali akan memancing stress. Kita terlampau sibuk memikirkan rencana dan keinginan. Tanpa sadar, kita lupa bahwa masih banyak yang bisa disyukuri dari apa yang sedang dijalani saat ini

Hal tersebut bukan berarti anda tidak boleh memiliki rencana, karena anda tentu akan membutuhkannya. Atau hal itu bukan berarti anda tidak perlu berjuang mencapai target anda. Yang dimaksud disini adalah, kecenderungan kita untuk meremehkan hidup yang sedang kita jalani karena terus membayangkan masa depan yang indah-indah. Maksudnya adalah berilah fokus anda yang lebih besar untuk mengisi waktu saat ini sebaik-baiknya. Karena siapapun anda, anda tidak boleh lupa untuk menikmati dan mensyukuri langkah-langkah yang anda lakukan dalam secuil waktu yang sedang anda jalani.

Kebahagiaan bukanlah suatu tujuan, namun sebuah proses dan perjalanan. Apa yang tidak sempat kita nikmati hari ini, maka anda tidak akan pernah mendapatkannya lagi karena waktu terus berjalan. Keadaan yang kemarin bukanlah keadaan yang sekarang. Jika anda bekerja dengan sepenuh hati dengan usaha yang terbaik untuk saat ini, itulah kebahagiaan yang anda dapatkan. 

Maka itu, teruskan pekerjaan semampu yang anda bisa, gantungkanlah cita-cita setinggi langit, dan buatlah perencanaan. Sekali lagi, kebahagiaan yang anda capai bukanlah pada tujuan yang anda bayangkan, namun ada pada kenikmatan selama anda menuju ke sana.

1 komentar:

  1. Super....
    Hidup itu indah kawan,apalagi kalo menikmati proses perjalanan hidup itu dengan hati yg luas..

    BalasHapus