Seandainya aku punya mobil, aku pasti
akan lebih senang, tidak terkena hujan dan debu, bisa jalan-jalan bersama
keluarga. Seandainya orang-orang di kantor menghargaiku, aku pasti bisa
memberikan kontribusi lebih banyak bagi perusahaan. Kalau saja aku pandai
bermain gitar, aku pasti bisa selalu bersenang-senang, bernyanyi dan bercanda
dengan teman-teman.
Betapa sering kita bergumam atau
berkhayal akan sesuatu yang kita yakini akan lebih baik jika syarat dan kondisi
tertentu terpenuhi. Namun perlu anda bertanya pada diri anda sendiri, apakah
syarat dan kondisi tersebut jika terpenuhi akan benar-benar membuat anda
bahagia? Mari kita renungkan kembali, berapa lama kita bahagia saat benar-benar
memiliki mobil? Seminggu pertama mungkin kita masih merasa senang, namun begitu
kita dihadapkan dengan macet, cicilan per bulan, atau biaya perawatan, maka
perasaan senang itu bisa saja berubah. Ketika orang-orang dikantor sudah
menghargai kita, mungkin anda bertanya, apa yang bisa saya berikan lebih untuk kantor
saya, atau bagaimana jika sistem perusahaan tidak mendukung saya untuk lebih
berperan? Berapa sering anda merasa cocok dengan seseorang, namun ketika anda
diberi kesempatan bersamanya, malah banyak menimbulkan pertengkaran? Ternyata
seringkali apa yang ada di benak kita sebelumnya, jauh dengan kenyataan.
sumber: www.zonapendidikan.com
Kenapa semua hal tersebut bisa terjadi? Mengapa apa yang kita inginkan, ternyata bukanlah hal yang membuat kita senang? Itu karena kita menginginkan berada pada sebuah kondisi yang tidak sedang kita jalani. Bahkan, ketika kondisi yang kita inginkan sudah diperoleh, maka kita langsung disibukkan lagi untuk memikirkan yang lainnya. Hal tersebut seringkali akan memancing stress. Kita terlampau sibuk memikirkan rencana dan keinginan. Tanpa sadar, kita lupa bahwa masih banyak yang bisa disyukuri dari apa yang sedang dijalani saat ini
Hal tersebut bukan berarti anda tidak
boleh memiliki rencana, karena anda tentu akan membutuhkannya. Atau hal itu
bukan berarti anda tidak perlu berjuang mencapai target anda. Yang dimaksud
disini adalah, kecenderungan kita untuk meremehkan hidup yang sedang kita
jalani karena terus membayangkan masa depan yang indah-indah. Maksudnya adalah
berilah fokus anda yang lebih besar untuk mengisi waktu saat ini
sebaik-baiknya. Karena siapapun anda, anda tidak boleh lupa untuk menikmati dan
mensyukuri langkah-langkah yang anda lakukan dalam secuil waktu yang sedang
anda jalani.
Kebahagiaan bukanlah suatu tujuan,
namun sebuah proses dan perjalanan. Apa yang tidak sempat kita nikmati hari
ini, maka anda tidak akan pernah mendapatkannya lagi karena waktu terus
berjalan. Keadaan yang kemarin bukanlah keadaan yang sekarang. Jika anda
bekerja dengan sepenuh hati dengan usaha yang terbaik untuk saat ini, itulah
kebahagiaan yang anda dapatkan.
Maka itu, teruskan pekerjaan semampu
yang anda bisa, gantungkanlah cita-cita setinggi langit, dan buatlah
perencanaan. Sekali lagi, kebahagiaan yang anda capai bukanlah pada tujuan yang
anda bayangkan, namun ada pada kenikmatan selama anda menuju ke sana.

Super....
BalasHapusHidup itu indah kawan,apalagi kalo menikmati proses perjalanan hidup itu dengan hati yg luas..